sekedar spekulasi dari ketidakpuasan di negara antah berantah.
Si Bandrio Yahoood pun ga terima. seperti biasa sebagai seorang pemimpin tertinggi dia pun ngadu ke staffnya (<span>dalam bahasa anak nggaul disebut CURHAT</span>). sang penjilat-penjilat pun ga terima, akhirnya mereka menyusun akal. apa ini, dan gimana ini. maka akhirnya salah seorang dari mereka, secara sengaja melontarkan jokes dengan maksud supaya Bandrio Yahoood yang kurang tanggap itu pun ngerti, begini dia bilang "besok kalo sultan itu kesini kita kasih kandang rusa di deket ngGelambir sana saja. gimana tuh?"
akhirnya Bandrio sadar. "woh iya, kemaren saya dilecehkan. harus rasain kau sulton, harus ku turunkan kau dari rumahmu... tapi apa yaaaa...hmmmmmmm.... sighhhh, raja dia bilang, raja apanya.....ehhhhh ahhhhaaaaaaaa" *mak tringggggggg* maka bergulirlah isu "MONARKI DIDALAM DEMOKRASI" yang sampai sekarang malah berubah menjadi bumerang... haaa sokorrr....
*mbayangin dulu ya.....*
*sudah....*
parte Ndemokarat ini sebelumnya tuh parte apa toh? tiba-tiba kok muncul mak bedundul dan menang pula..... njur si Bandrio ini siapa kok tiba-tiba ditetapkan sebagia calon pemimpin.
*jare mbah e tanggaku* "lha trek rekot-nya ki apa? lha wong ra nduwe kok ngerti2 dadi idola, dan dadi pemimpin...lha yo aneh toh...."
usut punya usut, ternyata dibelakangnya dia itu para gudang uang loh....inpestor.... pantas saja dia bisa menjadi pemimpin, lha ternyata skenario inpestor. ingat ya, Negoro Angingndonesia ini negoro yang sugih, kaya raya, subur pisan. lha kalo kedatangan inpestor, lak yo mereka semakin makmur toh mereka? lha kita??? NGENESSSSSSSS...... wong nambang emas di negara kita lha kok kita cuman dapet 20% nya tok? sudah gitu, dibangga-bangain ma keluarganya pula kalo jadi pekerja tambang ckckckckckckc kasiannnnn.... (nyuwun sewu, ga ada tendensi pribadi loh ini).
kembali ke masalah bandrio yahoood ini. lha dulu dia bisa menang bisa berjaya dan menjadi orang nomor satu di angingdonesia berkat siapa, INPESTOR kan? makanya sekarang dia didesak untuk segera MEMBALAS BUDI. salah satunya yaaa membuka dan membebaskan ngajogjayakarta dari kekuasaan kanjeng sultan. sebab 95% tanah di ngajogjayakarta ini milik sultan. padahal kalo dilihat-lihat, tanah itu adalah investasi terbesar bagi seorang investor. lha kalo 95% tanah milik kanjeng sultan, njur mereka dapet apa? kalo misalanya kanjeng sultan digeser, kan sistem kepemilikan tanahnya nanti bisa dimanipulasi, karna siapapun nantinya berhak untuk menggugat, seluruh rakyat yang menyewa tanah kanjeng sultan sebesar Rp. 100,-/bulan pun terpaksa harus angkat kaki. karena pengadilan memenangkan mereka yang amplopnya paling tebal. dan kita ndak bisa apa-apa. bahakan kita semua tahu, untuk seorang KANJENG SULTAN beliau pun tunduk pada hukum formal yang berlaku.
coba kita lihat sekarang, ada berapa banyak potensi bisnis di Ngajogjayakarta ini….. wah mas….. BUANYAK BANGET…. Mulai dari pendidikan, hiburan, kuliner, esek-esek dan lain-lain.
Coba kalo dateng inpestor, pasti nantinya banyak sekolah-sekolah dengan status pernah terdengar dan biaya-biaya sekolah yang semakin membengkak. Kasihan mereka yang ingin sekolah tapi ndak mampu mbayar. Ditambah pulsa pusat-pusat belanja akan semakin menjamur, mall-mall semakin banyak, bahkan ciblek-ciblek pun juga semakin pesat. Ndak percaya, jeweren kupingku wis…. Bisa saya bayangkan dalam kurun 15 tahun jogja akan berubah. Menjadi sesuatu yang asing bagi rakyatnya sendiri. Jadi panas, bau, polusi, dan macem-macemnyalah….wehhh ngeri……. Berkembang sih boleh tapi kalo perkembangan seperti yang saya bayangkan ini pastinya mengerikan ya……. Moga-moga tidak terjadi.
Dasar bodoh…
*ini hanya sekedar parodi dari negari antah berantah*
1. karena Bandrio Yahoood merasa dilecehkan di ngajogjayakarta.
berawal dari bencana MERATAPI, Si Bandrio Yahoood pun berkunjungan ke Ngajogjayakarta. pada waktu itu mbe(k)liau ini minta kamar yang super lux. sedangkan dari pihak istana kasultanan dari dahulu kala sudah menyiapkan dan menyediakan kamar khusus untuk tamu. berhubung Si Bandrio Yahoood ini istilahnya "kere munggah bale" yaaaa "neranyak". mintalah dia kamar yang ditempati oleh kanjeng Sultan saat itu. lha sebagai tuan rumah. kanjeng sultan pun berhak untuk menolak. dengan halus dan bijaksana pun kanjeng sultan menolaknya.Si Bandrio Yahoood pun ga terima. seperti biasa sebagai seorang pemimpin tertinggi dia pun ngadu ke staffnya (<span>dalam bahasa anak nggaul disebut CURHAT</span>). sang penjilat-penjilat pun ga terima, akhirnya mereka menyusun akal. apa ini, dan gimana ini. maka akhirnya salah seorang dari mereka, secara sengaja melontarkan jokes dengan maksud supaya Bandrio Yahoood yang kurang tanggap itu pun ngerti, begini dia bilang "besok kalo sultan itu kesini kita kasih kandang rusa di deket ngGelambir sana saja. gimana tuh?"
akhirnya Bandrio sadar. "woh iya, kemaren saya dilecehkan. harus rasain kau sulton, harus ku turunkan kau dari rumahmu... tapi apa yaaaa...hmmmmmmm.... sighhhh, raja dia bilang, raja apanya.....ehhhhh ahhhhaaaaaaaa" *mak tringggggggg* maka bergulirlah isu "MONARKI DIDALAM DEMOKRASI" yang sampai sekarang malah berubah menjadi bumerang... haaa sokorrr....
2. karena ekornya adalah para penanam modal.
sebelumnya, ada kah yang pernah mengenal partai Ndemokarat? partai aneh bin ajaib ini mengalahkan 3 partai besar di Negoro Angingndonesia. tiga partai yang melegenda yaitu partai Golongan Karyawan; Parte Banteng Indonesia dan Parte Pembangunan Persatuan. Coba jal anda banyangin.........*mbayangin dulu ya.....*
*sudah....*
parte Ndemokarat ini sebelumnya tuh parte apa toh? tiba-tiba kok muncul mak bedundul dan menang pula..... njur si Bandrio ini siapa kok tiba-tiba ditetapkan sebagia calon pemimpin.
*jare mbah e tanggaku* "lha trek rekot-nya ki apa? lha wong ra nduwe kok ngerti2 dadi idola, dan dadi pemimpin...lha yo aneh toh...."
usut punya usut, ternyata dibelakangnya dia itu para gudang uang loh....inpestor.... pantas saja dia bisa menjadi pemimpin, lha ternyata skenario inpestor. ingat ya, Negoro Angingndonesia ini negoro yang sugih, kaya raya, subur pisan. lha kalo kedatangan inpestor, lak yo mereka semakin makmur toh mereka? lha kita??? NGENESSSSSSSS...... wong nambang emas di negara kita lha kok kita cuman dapet 20% nya tok? sudah gitu, dibangga-bangain ma keluarganya pula kalo jadi pekerja tambang ckckckckckckc kasiannnnn.... (nyuwun sewu, ga ada tendensi pribadi loh ini).
kembali ke masalah bandrio yahoood ini. lha dulu dia bisa menang bisa berjaya dan menjadi orang nomor satu di angingdonesia berkat siapa, INPESTOR kan? makanya sekarang dia didesak untuk segera MEMBALAS BUDI. salah satunya yaaa membuka dan membebaskan ngajogjayakarta dari kekuasaan kanjeng sultan. sebab 95% tanah di ngajogjayakarta ini milik sultan. padahal kalo dilihat-lihat, tanah itu adalah investasi terbesar bagi seorang investor. lha kalo 95% tanah milik kanjeng sultan, njur mereka dapet apa? kalo misalanya kanjeng sultan digeser, kan sistem kepemilikan tanahnya nanti bisa dimanipulasi, karna siapapun nantinya berhak untuk menggugat, seluruh rakyat yang menyewa tanah kanjeng sultan sebesar Rp. 100,-/bulan pun terpaksa harus angkat kaki. karena pengadilan memenangkan mereka yang amplopnya paling tebal. dan kita ndak bisa apa-apa. bahakan kita semua tahu, untuk seorang KANJENG SULTAN beliau pun tunduk pada hukum formal yang berlaku.
coba kita lihat sekarang, ada berapa banyak potensi bisnis di Ngajogjayakarta ini….. wah mas….. BUANYAK BANGET…. Mulai dari pendidikan, hiburan, kuliner, esek-esek dan lain-lain.
Coba kalo dateng inpestor, pasti nantinya banyak sekolah-sekolah dengan status pernah terdengar dan biaya-biaya sekolah yang semakin membengkak. Kasihan mereka yang ingin sekolah tapi ndak mampu mbayar. Ditambah pulsa pusat-pusat belanja akan semakin menjamur, mall-mall semakin banyak, bahkan ciblek-ciblek pun juga semakin pesat. Ndak percaya, jeweren kupingku wis…. Bisa saya bayangkan dalam kurun 15 tahun jogja akan berubah. Menjadi sesuatu yang asing bagi rakyatnya sendiri. Jadi panas, bau, polusi, dan macem-macemnyalah….wehhh ngeri……. Berkembang sih boleh tapi kalo perkembangan seperti yang saya bayangkan ini pastinya mengerikan ya……. Moga-moga tidak terjadi.
3. karena Si Bandrio Yahoood ini tidak mengerti dan memahami sejarah.
Wah kalo yang ini cuman kata pak Husril Izal Mahendrak, dan mungkin untuk selebihnya harus saya copy pastekan sejarahnya di web tetangga saya…. Harap tunggu ya, nunggu proposal copy-pastenya di ACC….Dasar bodoh…
*ini hanya sekedar parodi dari negari antah berantah*
0 comments:
Post a Comment