Belom lagi orang-orang yang ada disini. Bener-bener lucu deh. Lihat aja, tiap kali keinginannya tidak dipenuhi mereka protes, berontak hinga kejar-kejaran sama aparat berseragam sambil membawa senjata yang terhunus. Aihhhhh lucu kali…..
Sebut saja mahasiswa, yang namanya mahasiswa itu adalah seorang SISWA yang dituntut menggunakan akalnya yang serba MAHA, MAHA dewasa dibandingkan anak SD, serta ilmu pengetahuannya yang MAHA maju dan luas jika dibandingkan dengan siswa SMU. Dan pastinya tiap menghadapi masalah itu dengan kepala dingin dan menggunakan kemampuan berdiplomasi dan bernegoisasi (yang lagi-lagi katanya MAHA lebih), bukannya dengan tenaga dan nafsu setan. Ckckckckck….apa itu mencerminkan tingkah laku seseorang yang berpendidikan serba MAHA, serba tinggi? Aihhhhh…….
Belom lagi masyarakatnya (PKL). Ditertibkan kok malah melawan, memaki serta mengejar aparat dengan membawa senjata tajam….ckkckckckckckck
Mereka itu Cuma aparat, Cuma pion, yang dibalik baju seragam itu, mereka juga pasti ada rasa berat hati dan tidak tega menggusur tempat mencari nafkah kalian. Memang tidak semua tempat baru yang disediakan itu menjamin kesuksesan kalian dalam berjualan. Tapi….seiring waktu berlalu, oang-orang pasti akan menuju tempat kalian berjualan, berbelanja dan berwisata ditempat kalian.
Baru-baru ini, berita televisi yang menggemparkan. Seorang warga yang tak mempunyai riwayat pidana ataupun tindakan kriminal lainnya menjadi tahanan di rutan klas IIa di Bojonegoro. Ya…kalo istilah media sih jadi joki tahanan. Tahanan kok bisa dijoki, ini negri yang lucu yaa….
Seperti yang kerap terjadi, seorang pemuda pengangguran yang ingin menikahi seorang gadis. Seorang pengangguran udah kebelet kawin, waduh yang ada dibenaknya pasti gimana caranya untuk dapat duit sebagai biaya pernikahannya. Jalan paling pintas ya, jadi maling.
Aihhhhh, kalo mau nikah ga ada biaya ya ga perlu ada resepsi, cukup siding KUA aja kan biayanya ga lebih dari 1 juta. Dan mas kawin kan juga bias dihutang, kalo emang bener-bener kebelet. Toh juga dalam agama (dalam hal ini Islam) menghalalkannya kok.
Atau yang paling lucu dari semuanya. CUTI TAHANAN. Bayangkan, seorang narapidana yang ditahan didalam rutan, kok bisa-bisanya CUTI. Weh kaya kerja aja boss bisa cuti. Contohnya bang Gayus pegawai depkeu bagian perpajakan. Enak kali dia, masuk penjara dengan masa hukuman berpuluh tahun, bebas keluar masuk penjara untuk sekedar liburan keluarga di Bali . Jangan jangan anda juga sering keluar negeri juga pak ya? Hihihihihihi
Kalo udah gini pak, siapa yang harus bertanggung jawab atas kelakuan Bung Gayus ini? Kepala rutan, pengacara, penjaga tahanan atau siapa?
Aihihihi…. Lucu kali kalo mengingat hal-hal diatas. Itu baru sebagian kecilnya saja yang bisa membuat saya terpingkal-pingkal ketika membayangkannya. Keragaman kejadian diluar nalar dan norma kebiasaan ini berbanding lurus dengan keragaman budaya dan suku di negaranya sendiri. Hebat……
Rupanya hukum dan norma-norma dimasyarakat itu memang kurang (atau malah tidak) dihormati. Yahhhh, namanya juga Uang yang sudah jadi Tuhannya. Kalo sudah seperti ini hukum, norma, dan dosa pun jadi nomer yang ke seratus sekian. Yang penting rekening bank, deposito, dan investasinya terus berkembang ya Pak / Bu….tapi tolong anda ingat, Tuhan Kita tidak tidur pak…. Serapi apapun kerja bakti anda dalam kejahatan, pasti pada akhirnya Tuhan akan menunjukan kepada anda dan khalayak ramai tentang hokum, karma dan dosa….
Lucu, menghibur dan banyak mengandung hikmah, itulah negeriku Indonesia …..
Aku cinta Indonesia …
0 comments:
Post a Comment